Rabu, 18 Juni 2008

happened in my life I found love. Well, I used to think that may be i can't fall in love, or at least it will be hard for me to find a woman who could make me fall in love.

really, it is a strange world
it starts with a visit to a friend's shop, just for a cup of coffe or choco
I met her, and fall in love.
could you believe it?
well, not it is all the sudden love at the first sight

but trust me, its real...

sepi

sepi dan dingin
sendiri disini
ingin memelukmu lagi
aku sayang kamu
aku rindu kamu
aku takut kehilanganmu
aku cinta kamu
pernahkah aku berdusta
bila aku berkata
aku cinta
padamu wahai wanita

tanya

entah sudah berapa kali ku bertanya
masihkah kau sayang padaku
masihkah kau mencinta

tapi kau hanya berbalas senyum
dan kembali dengan pertanyaan

sungguh ku ingin tahu
sungguh ku perlu tahu

karena kau wanita yang kupuja
karena kau wanita yang kucinta
karena kau yang kuingin selalu ada
disampingku hingga tua

masih ku bertanya
masihkah kau sayang padaku?
masihkah kau mencinta?
cinta,
sedalam laut setinggi langit
sekelam malam sejernih udara pagi
bila itu masih tak cukup jua

apalagi yang bisa kuberikan?
selain kenyataan?

Senin, 16 Juni 2008

asing

-- Due to some updates I consider to take out this part of poem--

Karena aku begitu mencintaimu....

Selasa, 10 Juni 2008

bahagia

aku bahagia
entah mengapa jangan kautanya
aku bahagia

Senin, 09 Juni 2008

diam

ku terdiam
duduk di persimpangan
antara hatiku dan asaku
diam
terdiam mereka
tak bersuara
sambil menyanyi lagu
lagu cinta didalam jiwa
terdiam mereka

Selasa, 03 Juni 2008

pengasingan/exile

aku menemukan pengasinganku
tepat disebelahmu
wahai hiruk pikuk kota
aku menemukan pengasinganku

I found my exile
right by you
o crowded noisy city
I found my exile

Senin, 02 Juni 2008

wolf

dark gray, black eyes
thick fur, mighty paw
through the night
through the winter

you walk with no fear
show us no weariness
even you do worn
the last of your strength

dark gray, white fang
shows no mercy
neither arrogance
threat always feels real

you walk alone
distance from your own

terbakar

terbakar aku
terbakar aku oleh cemburu
terbakar aku
terbakar aku oleh pikiranku
terbakar aku
oleh hatiku

yang datang dan yang pergi

sebuah mimpi, sebagaimana pagi
ia datang dan pergi
sebuah harap, sebagaimana senyap
bersama sunyi terusik bunyi
sebuah angan, sebagaimana bayangan
datang dan hilang bersama cahaya

lubang

Langkahmu yang tapak demi setapak
campakkanku di kesunyian
gema tawamu hantui batin senyapku
seolah masih kau ada di sisiku

Esok yang cerah seakan gundah
gulana hari menyusul senja
oh cintaku
kau lepaskan aku dari kesunyian
kau beri aku alasan untuk bertahan
karena esok terasa nyaman

beringsutmu dari sini dipagi hari
bawa serta keragaman ceria
kini hanya ada lubang besar dihatiku
lubang yang ku tak tahu kenapa
membuatku lemah tak berdaya
buat waktu laksana abadi
buat hati tak lagi berseri

Lubaang itu masih menganga kini,
gerogoti aku dari dalam diri yang sunyi